ASMARADHANA
puluhan laron mengikuti cahaya,
kemudian (seperti disengaja) mereka
melepaskan sayapnya begitu saja
apa yang membuatmu mengatakan :
--seperti malam dengan jutaan bintang--
“aku Sita: pengantin bulan purnama,
Atas Nama Cinta !
aku telah bersumpah Rama
di luar garis takdir yang akan tiba”
01-2009
Senin, 18 Januari 2010
Selasa, 22 Desember 2009
JEMBER
Jember
pada tiang
lampu kejang:
hitam bayang-bayang
sungguh
pada suatu siang
kota belum juga hilang
Jember, 14-12-2009
pada tiang
lampu kejang:
hitam bayang-bayang
sungguh
pada suatu siang
kota belum juga hilang
Jember, 14-12-2009
Minggu, 04 Oktober 2009
Batu dan Debu II
BATU DAN DEBU II
yang penyabar adalah batu, katamu
ia tabah menyimpan setiap sunyi
dan aku pun menyebut nama debu
yang setia memunguti buih matahari.
tentu burung tak tahu tentang cerita
tentang telurnya di dahan pepohonan
sahut sekumpulan kabut yang setiap
pagi melumpuhkan bayang-bayang.
Jember, 2009
yang penyabar adalah batu, katamu
ia tabah menyimpan setiap sunyi
dan aku pun menyebut nama debu
yang setia memunguti buih matahari.
tentu burung tak tahu tentang cerita
tentang telurnya di dahan pepohonan
sahut sekumpulan kabut yang setiap
pagi melumpuhkan bayang-bayang.
Jember, 2009
Jumat, 07 Agustus 2009
Seperti Morse
SEPERTI MORSE
seperti morse yang tak bisa dimengerti
aku mulai menyangka: jangan-jangan
kamu adalah aku dan aku adalah kamu
seperti morse yang tak ingin dipahami
kamu pun mulai curiga: jangan-jangan
aku adalah kamu dan kamu adalah aku
dan dengan perlahan langit tetap reda
dan dengan perlahan Adam jadi purba
dan dengan perlahan kita akan menua
seperti morse yang tak bisa dimengerti
seperti morse yang tak ingin dipahami
seperti morse: api mengekalkan harmoni
Jember, Juli-Agust 2009
seperti morse yang tak bisa dimengerti
aku mulai menyangka: jangan-jangan
kamu adalah aku dan aku adalah kamu
seperti morse yang tak ingin dipahami
kamu pun mulai curiga: jangan-jangan
aku adalah kamu dan kamu adalah aku
dan dengan perlahan langit tetap reda
dan dengan perlahan Adam jadi purba
dan dengan perlahan kita akan menua
seperti morse yang tak bisa dimengerti
seperti morse yang tak ingin dipahami
seperti morse: api mengekalkan harmoni
Jember, Juli-Agust 2009
Senin, 03 Agustus 2009
Nyanyian Gurun
NYANYIAN GURUN
dari senggama pasir dan debu
fatamorgana membias perak,
oase mungkin sebuah lubang
begitu dingin
begitu dalam
di luas gurun,
di jauh gurun.
mungkin kau talah menutup matamu,
mengukur dahaga di lehermu ketika
seseorang tiba di puncak sunyi piramida
dan berkata:
“sphinx yang buta adalah bidak
yang jatuh dari luas langit
seperti usia hanya ingin kembali
jadi gurun abadi dari rahasia.”
dari senggama pasir dan debu,
seseorang mengirim tanda
dengan panji di tangannya,
ketika yang maya segaris
dengan gradasi bianglala:
debu pun beterbangan,
dan cinta ingin menjemputmu,
siang itu.
“sebenarnya aku tak ingin menjerit
siang itu.” gumammu perlahan.
dari senggama pasir dan debu
Tuhan pun telah mencipta tanda.
(2009)
dari senggama pasir dan debu
fatamorgana membias perak,
oase mungkin sebuah lubang
begitu dingin
begitu dalam
di luas gurun,
di jauh gurun.
mungkin kau talah menutup matamu,
mengukur dahaga di lehermu ketika
seseorang tiba di puncak sunyi piramida
dan berkata:
“sphinx yang buta adalah bidak
yang jatuh dari luas langit
seperti usia hanya ingin kembali
jadi gurun abadi dari rahasia.”
dari senggama pasir dan debu,
seseorang mengirim tanda
dengan panji di tangannya,
ketika yang maya segaris
dengan gradasi bianglala:
debu pun beterbangan,
dan cinta ingin menjemputmu,
siang itu.
“sebenarnya aku tak ingin menjerit
siang itu.” gumammu perlahan.
dari senggama pasir dan debu
Tuhan pun telah mencipta tanda.
(2009)
Pantomim
PANTOMIM
pada sebuah panggung:
adegan sunyi
pada matamu yang dalam
pun gelap
fragmen jadi lengkap.
pada layar hitam
ritme cuma lewat
terdengar pula langkah jenuh,
dalam tempurung ini
kita pernah jauh
05-07/2009
pada sebuah panggung:
adegan sunyi
pada matamu yang dalam
pun gelap
fragmen jadi lengkap.
pada layar hitam
ritme cuma lewat
terdengar pula langkah jenuh,
dalam tempurung ini
kita pernah jauh
05-07/2009
Variasi Perahu Nuh Di Toko Mainan Anak
VARIASI PERAHU NUH DI TOKO MAINAN ANAK
perahu Nuh telah berlabuh dalam sebuah botol kaca
dengan sauh kosong oleh guguran-guguran waktu
tapi pagi menemukanmu dengan wujud yang lugu
di rukuk rumput yang masih basah di punggungnya.
2008
perahu Nuh telah berlabuh dalam sebuah botol kaca
dengan sauh kosong oleh guguran-guguran waktu
tapi pagi menemukanmu dengan wujud yang lugu
di rukuk rumput yang masih basah di punggungnya.
2008
Langganan:
Postingan (Atom)