PECAH
apa lagi yang mesti dipecahkan
pada kaca, lampu dan waktu.
tak ada
hancurnya ke depan
kau bertanya:
- adakah pintu menganga sedang langit terbuka?
kalau semua kosong
biar lenyap sama sekali
apa lagi yang mesti ditunggu
segala diganggu cuaca
serpih juga serbuk.
keluarlah
pergilah
andaikan masih, rusaklah!
tapi bayangkan kalau bumi kosong
tinggal hijau di kulit
kemudian kehidupan,
dan suara-suaramu tersekap udara di luar jendela.
kalau tak puas
ajal belum tahu,
sisakan saja mata dan hati
biar busuk sampai ke rangka.
2004
Selasa, 28 April 2009
Minggu, 26 April 2009
Batu dan Debu
BATU DAN DEBU
assalamualaikum debu
dengan jamaahmu
aku gambaran beku
waalaikumsalam batu
dengan sujudmu
kami bilangan waktu
o4/2007
assalamualaikum debu
dengan jamaahmu
aku gambaran beku
waalaikumsalam batu
dengan sujudmu
kami bilangan waktu
o4/2007
Selasa, 21 April 2009
Kamar yang Terbuka
KAMAR YANG TERBUKA
bayang menunggangi malam
keduanya lalu terbang
hilang ...
kelelawar pun terbang
kelelawar tetap terbang
engkau pula yang bertanya :
"berapa dalam kematian?"
ini kamar terbuka, cintaku
dalam pasukan pasir waktu
tak lengkap juga jawab yang diucapkan
tak lengkap juga Tuhan yang dibayangkan.
03-04/2009
bayang menunggangi malam
keduanya lalu terbang
hilang ...
kelelawar pun terbang
kelelawar tetap terbang
engkau pula yang bertanya :
"berapa dalam kematian?"
ini kamar terbuka, cintaku
dalam pasukan pasir waktu
tak lengkap juga jawab yang diucapkan
tak lengkap juga Tuhan yang dibayangkan.
03-04/2009
Senin, 20 April 2009
Kwatrin Magrib
KWATRIN MAGRIB
senja pun membungkuk
menidurkan letih matahari
daun pun khusyuk
tidur dan letih bukan matahari.
jember, 03-2009
menidurkan letih matahari
daun pun khusyuk
tidur dan letih bukan matahari.
jember, 03-2009
Dari Kota Ini Aku Akan Ke Golgota
DARI KOTA INI AKU AKAN KE GOLGOTA
jika kota ini masih ada peradaban
maka jalan lain menuju golgota adalah akhir pilihan
seluruh kota akan kupadamkan:
ada angin tertahan di sunyi biara,
angin yang dulu pernah tertahan
di karbala
golgota telaga bagi manusia
yang kini mungkin raib bersama gemetar cuaca
tapi aku akan tetap ke sana
dan aku akan mengembara
sambil menghafal setiap basah jejak
seperti kota ini yang masih ada peradaban.
jika kota ini masih ada peradaban
maka jalan lain menuju golgota adalah akhir pilihan
seluruh kota akan kupadamkan:
ada angin tertahan di sunyi biara,
angin yang dulu pernah tertahan
di karbala
golgota telaga bagi manusia
yang kini mungkin raib bersama gemetar cuaca
tapi aku akan tetap ke sana
dan aku akan mengembara
sambil menghafal setiap basah jejak
seperti kota ini yang masih ada peradaban.
Para Waktu Pada Cerita
PARA WAKTU PADA CERITA
buat: y.a
pada akhirnya para waktu yang mengekalkan cerita
ketika sebuah waktu mempertemukan dunia kita
mereka terus berkata: ada atau tiada
sebelum akhirnya berlalu di depan kita
tapi aku tak sempat menerka, kau dalam cerita
lewat puisi atau pun kata.
06-2002
buat: y.a
pada akhirnya para waktu yang mengekalkan cerita
ketika sebuah waktu mempertemukan dunia kita
mereka terus berkata: ada atau tiada
sebelum akhirnya berlalu di depan kita
tapi aku tak sempat menerka, kau dalam cerita
lewat puisi atau pun kata.
06-2002
Minggu, 19 April 2009
Gereja Tua
GEREJA TUA
untuk: theolog awi tamara
untuk: theolog awi tamara
perlahan kumasuki kabut yang membentuk seperti hujan
di dalam gereja itu dan kudirikan kembali tiang-tiang di
darah seperti pernah kelak kutanamkan mimpi kecil di
laut matamu. kursi yang berderet itu, katamu, adalah
warisan leluhur yang membentuk seperti hujan di dalam
gereja. tempat menanamkan mimpi ? tanyaku.
di dalam gereja itu dan kudirikan kembali tiang-tiang di
darah seperti pernah kelak kutanamkan mimpi kecil di
laut matamu. kursi yang berderet itu, katamu, adalah
warisan leluhur yang membentuk seperti hujan di dalam
gereja. tempat menanamkan mimpi ? tanyaku.
02-2009
Langganan:
Postingan (Atom)